Penggunaan Persona dalam proses Software Development

Persona

Pengertian dari Persona

  • Persona menggambarkan sekelompok orang di dunia nyata.
  • Dibuat tidak dengan mengarang/ mengira-ngira secara ngasal, namun berdasarkan analisis dan kategorisasi secara teliti dari data pengguna.
  • Banyaknya persona yang akan dibuat sesuai dengan kebutuhan produk yang akan dibuat.

Manfaat dari Persona

  • Dapat membantu dalam memahami kebutuhan user, pengalaman user, kebiasaan user, dan tujuan user, sehingga dapat membantu membuat aplikasi yang sesuai dengan keinginan user tersebut.
  • Desainer pada projek dapat fokus terhadap sebuah ringkasan dari sekelompok orang dalam melakukan desain dari produk. Dengan kata lain, proses melakukan desain akan lebih mudah karena tidak perlu memikirkan perbedaan karakteristik yang spesifik dari ribuan orang karena sudah diringkas.
  • Dapat membantu mencapai tujuan dalam membuat user experience yang baik untuk sekumpulan target pengguna dari aplikasi yang dibuat.

Hal-hal penting yang dimuat dalam Persona

  1. Nama: Karena persona merupakan sebuah karakter meskipun fiksional, tentunya persona harus memiliki nama. Nama yang dibuat biasanya bersifat realistik, atau bahkan diambil dari nama asli pengguna yang ada.
  2. Foto: Untuk mempermudah dalam menggambarkan persona yang dibuat, tentunya foto merupakan hal yang penting. Foto yang digunakan tentunya harus sesuai dengan hal-hal lain yang dimuat dalam persona. Biasanya foto yang digunakan foto orang lain yang tidak dikenal, bukan keluarga ataupun kenalan, karena kita berusaha untuk identitas yang baru dan original.
  3. Bio: Untuk memberikan latar belakang dari persona yang dibuat, agar persona dapat menjadi relatable. Bio ini berisi hal seperti pekerjaan saat ini, hobi yang dimiliki, kebiasaan yang dimiliki, dan lainnya.
  4. Demografik: Hal yang dimuat pada bagian adalah hal seperti umur dari pengguna, jenis kelamin pengguna, pekerjaan pengguna, lokasi pengguna, dan lain-lain.
  5. Motivasi: Hal ini dapat berguna untuk menggambarkan pemikiran dari pengguna. Seperti contoh, hal apa yang kemungkinan lebih besar akan dibeli oleh pengguna, hal ini bisa dilihat tergantung dari apa saja yang memotivasi pengguna dalam membeli barang tersebut.
  6. Tujuan: Hal ini berhubungan secara langsung dengan kebutuhan yang kita miliki, karena memuat tujuan dari pengguna dalam menggunakan aplikasi yang dibuat. Sebagai contoh, pengguna mencari platform untuk mengetahui informasi mengenai musik dan entertainment yang ada di sekitarnya.
  7. Frustrasi/Kekecewaan: Hal ini memuat tentang apa yang membuat user frustrasi saat ini, sehingga kita bisa memasukkan hal pada aplikasi yang dibuat untuk mengatasi kefrustrasian pengguna tersebut. Sebagai contoh, user tidak bisa mendapatkan informasi terbaru tentang konser terdekat yang ada di lingkungannya.

Langkah-langkah dalam membuat persona

  1. Mengumpulkan data: Hal pertama yang tentunya perlu dilakukan ada mengumpulkan data sebanyak-banyaknya mengenai pengguna aplikasi yang akan dibuat. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan research terhadap user sebenarnya yang ada pada grup target pengguna. Ada beberapa cara untuk mengumpulkan data, beberapa diantaranya adalah melakukan survei seperti menggunakan kuesioner terhadap pengguna aplikasi. Selain itu juga bisa dilakukan wawancara terhadap beberapa orang sebagai representasi dari sekelompok user.
  2. Membuat hipotesis: Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, buat hipotesis mengenai ide umum tentang berbagai macam grup pengguna yang ada dalam aplikasi. Salah satu hal yang dapat diambil adalah persamaan maupun perbedaan antar user tersebut.
  3. Terima atau tolak hipotesis: Dari hipotesis yang telah dibuat, putuskan apakah hipotesis tersebut akan dikembangkan atau akan ditolak. Hal ini bisa dilakukan dengan membandingkan lagi hipotesis dengan hal yang telah diketahui, ataupun mendiskusikannya dengan anggota lain dari projek.
  4. Tentukan jumlah persona: Jumlah dari persona yang akan dibuat harus ditentukan sebelum membuat persona. Jumlah persona tergantung dengan fitur/layanan apa saja yang ada pada aplikasi, maupun role-role yang ada pada aplikasi. Jumlah persona yang dibuat harus sesuai dengan kebutuhan, dengan jumlah persona yang sedikit bisa saja representasi dari semua user aplikasi masih kurang, namun jika kelebihan maka akan membuat proses lebih sulit karena harus fokus ke banyak persona.
  5. Tentukan struktur untuk persona: Tentunya kita harus memastikan apa saja hal yang perlu dimuat dalam persona-persona yang akan dibuat. Dengan menentukan struktur mengenai persona, akan mempermudah kita dalam merancang persona dan memastikan bahwa hal yang perlu dimuat pada persona konsisten. Untuk hal-hal yang dapat dimuat tersebut sudah dibahas pada bagian sebelumnya.

Penerapan pembuatan persona pada projek

Animal Lover

persona untuk animal lover
persona untuk animal lover 2

Shelter

persona untuk shelter

Vet

persona untuk vet

Contoh lain penerapan pembuatan persona

contoh persona untuk user Youtube
Trending page pada Youtube

--

--

--

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store
Abdurrahman Luqmanul Hakim

Abdurrahman Luqmanul Hakim

More from Medium

A (Brief) Preview of The 2022 Arnold Palmer Invitational

CS373 Spring 2022: Yifan Zhou

This groundbreaking blockchain strategy game will change everything — Your guide to Heroes of Mavia